Asam-Lambung-kenapa-dan-cara-atasinya
DOMINIK-VANYI-HEALTH-NUTRITION
ditulis oleh: : DOMINIK VANYI

Bagaimana terjadi Diabetes T2

Kebanyakan orang punya anggapan bahwa Diabetes adalah satu penyakit yang datang tiba-tiba. Iya kaya kena virus atau kaya kena kecelakaan.

Namun itu amat sangat tidak benar. Dan kesalahpahaman ini adalah dasar munculnya banyak mitos dan ketidakbenaran tentang Diabetes T2.

Yang juga mengakibatkan terjadi banyak kesalahan dalam penanganan Diabetes T2.

Maka pada artikel ini saya ingin memberitahukan kepada kalian yang sebenarnya.
Bagaimana terjadi Diabetes T2. Dan apa pemicunya.

Karena hanya dengan memiliki pengertian tentang penyebab Diabetes T2, maka Diabetes nya dapat diatasi. Dan bahkan pada kebanyakan pengidap dapat diatasi tanpa obat atau intervensi medis yang lain.

P E R I N G AT A N:

Segala hal yang akan dibahas pada artikel ini hanya berlaku untuk DIABETES T2. Dan tolong anda sadari bahwa Diabetes T1 dan T2 walaupun punya nama yang sama, dua kondisi ini sangat berbeda.

Maka jika anda mencari informasi tentang Diabetes T1, anda datang pada tempat yang salah.

Pengertian lazim tentang Diabetes T2

Pada umumnya orang-orang, termasuk kebanyakan dokter menganggap Diabetes T2 adalah satu penyakit yang terjadi ketika gula darah pada seorang pasien menjadi lebih tinggi daripada normal.

Walaupun mereka sudah mengakui bahwa memang gaya hidup dan ‘salah makan’ mempengaruhi berkembangnya Diabetes Mellitus, namun dengan kebodohan yang luar biasa dunia medis baru mendiagnosa Diabetes pada saat Gula Darah menjadi lebih tinggi daripada normal.

Namun sebenarnya Diabetes T2 sudah kelihatan mulai berkembang jauh sebelum Gula Darah mulai naik.

Dan itu orang yang kaya nya menukar ijazah dengan akal pada saat tamat universitas, ngotot tidak mau melihat dan tidak mau tau yang sebenarnya.

Dan seperti anda akan melihat ini bukan cuma soal ‘akal’ saja, namun ada komponen rakus nya dunia medis, apa lagi dunia farmasi.

Namun untuk memahami inti permasalahan, kita perlu tau dulu bagaimana para mantel putih mendiagnosa Diabetes T2 pada pasien nya.

Gula-darah-naik

Gula Darah naik terus

Bagaimana Diabetes T2 di-diagnosa?

Pada dasar nya dunia medis memiliki dua cara untuk mendiagnosa Diabetes T2.

Yaitu lewat HBA1c dan dengan ukur GD.

Berpatok pada Gula Darah

Menurut dunia medis seorang diduga mengidap Diabetes jika:

Gula Darah Puasa lebih daripada 100 mmol/liter (millimoles per litre)
Dan GD sesudah makan melebihi 135 mmol/liter 

Ada yang nge-set batas nya Gula Darah sedikit lebih tinggi ada yang nge-set sedikit lebih rendah. Namun kurang lebih seperti ini.

Akan tetapi dunia medis pun mengakui bahwa hanya dengan ambil nilai Gula Darah Puasa dan Gula Darah sewaktu-waktu, kurang tepat dan kurang akurat.

Berpatok pada HBA1C

Setiap dokter yang bertanggung jawab pasti akan suruh pasien yang diduga punya Diabetes T2 untuk check HBA1C.

Karena HBA1C adalah satu tes yang lebih akurat dan lebih tepat untuk mendapatkan penilaian tentang Diabetes T2.

Dan menurut definisi dunia medis seseorang masuk kategori Diabetes jika HBA1C diatas 6.5.
Anda bisa mendapatkan info selengkap nya tentang HBA1C pada artikel ini:

Tes HBA1c – apa itu & apa artinya?

Namun seperti kita akan lihat nanti, kalau HBA1C nya sudah diatas 6.5 sudah jauh terlambat. Sesungguhnya Diabetes T2, walaupun belum parah sudah kelihatan sejelas-jelasnya dengan angka HBA1C diatas 5.5.

BAGAIMANA-terjadi-Diabetes T2

Pemicu Diabetes T2

Apa yang menyebabkan kondisi Diabetes T2 ?

Diabetes bukan penyakit yang muncul secara tiba-tiba atau hanya disebabkan oleh satu faktor saja. Ini berbeda dari penyakit yang disebabkan oleh suatu infeksi virus, bakteri ataupun dari luka.
Diabetes juga bukan disebabkan karena adanya kecelakaan atau kesalahan rancangan tubuh.

Diabetes punya lumayan banyak pemicu dan penyebab. Saya tak akan membahas semua faktor penyebab Diabetes T2 disini secara detail.

Cukup secara garis besar saja:

Penyebab Diabetes T2 adalah sebagai berikut:

– Terutama makanan yang tidak benar dan khusus nya makanan dengan kandungan gula dan karbohidrat yang tinggi
– Makanan yang berlebihan (terlalu banyak makan)
– Keseringan makan
– Kekurangan aktifitas dan olahraga
– Kekurangan tidur
– Stress yang kelebihan
– Dan beberapa kesalahan gaya-hidup yang lain

Dan hanya kalau faktor-faktor yang saya barusan sebutkan terjadi selama jangka waktu bertahun-tahun, baru bisa berakhir pada kondisi yang dinamakan Diabetes T2.

Ingat lah:

Diabetes bukan sesuatu yang kita kena. Diabetes adalah suatu kondisi yang kita kembangkan sendiri.

Mengidap Diabetes adalah seperti menanam beras. Harus punya lahan yang cocok, harus ada bibit, harus ada tanah yang subur, air yang cukup, matahari yang cukup, harus suhu cuaca yang OK.
Dan hanya kalau semua itu ada dan ada nya cukup lama baru bisa akan dapat padi nya.

Sedangkan untuk menanam dan kemudian ‘panen’ Diabetes T2 harus punya makanan yang ngawur, dan ngawur terus…

Baru bisa terjadi Diabetes T2.

Menanam Padi
– Persiapan media tanam
– Pemilihan bibit
– Persemaian
– Penanaman
– Perawatan lahan
– Pencegahan hama dan penyakit

Menanam Diabetes
– Bergadang
– Rakus makan
– Banyak nyemil & makanan pabrik
– Tidak punya aktivitas
– Malas olah raga
– Menjadi gendut / obesitas

Yang paling penting anda simpulkan dan hafal adalah bahwa Diabetes berkembang sudah bertahun-tahun sebelum kelihatan dengan jelas. Dan sebelum Gula Darah jadi tinggi.

Bagi orang yang bukan petani beras mungkin juga gak kelihatan jelas bahwa tanaman yang baru setinggi beberapa sentimeter pada akhirnya akan menjadi padi.

Kan sudah jauh sebelum ada biji beras nya, sudah bisa kelihatan disini akan dihasilkan padi.
Kalau kita melihat siklus padi dari menanam bibit nya sampai ada biji-biji padi, ada proses dan pengembangan. Siklusnya kurang lebih 3-4 bulan dari menanam sampai panen.

Dan adanya biji beras itu mungkin baru sebulan sebelum dipanen. Padahal tanaman yang dinamakan padi adanya sudah berbulan-bulan sebelumnya.

Sama dengan Diabetes. Sebenarnya sudah ada bibit nya.

Iya nanti kita bahas lebih lanjut. Namun sebelum nya saya mau meluruskan salah satu mitos lagi tentang Diabetes dan kenapa bisa terjadi Diabetes T2.

Yaitu:

Faktor Genetis ?

Banyak orang memiliki anggapan bahwa penyakit Diabetes memiliki komponen genetis atau faktor keturunan. Namun hal itu tidak sepenuhnya benar.

Memang ada unsur genetis nya. Bisa saja anda memiliki gen tertentu yang membuat anda lebih cenderung menjadi Diabet.

Namun, dan itu penting sekali: Faktor genetis nya relatif kecil. Dan pada orang yang secara genetis nya punya kecenderungan untuk menjadi Diabet, harus melakukan banyak kesalahan dulu supaya terjadi Diabetes nya.

Sama seperti seorang pemain basket. Semua pemain basket pada tinggi-tinggi. Namun ketinggian badan saja tidak memastikan akan menjadi pemain basket yang hebat. Untuk itu harus tetap training dan latihan.

Atau dengan kata lain. Walaupun ada orang yang punya gen-gen yang mempermudah terjadinya Diabetes T2, namun jika orang yang bersangkutan tidak menjalankan gaya hidup yang mendukung terjadinya Diabetes T2, maka dia tak akan pernah mengidap Diabetes.

Maka jangan pernah anda menyalahkan gen-gen atas terjadi nya Diabetes T2.
Jangan berargumentasi dengan mengatakan dirinya tidak bersalah. Bahwa mendapatkan DM karena Mami, Papi dan anggota keluarga punya keturunan DM.

Atau sebalik nya juga. Jangan pernah anda merasa aman karena di dalam lingkungan keluarga tidak pernah ada yang mengidap Diabetes – sama sekali bukan berarti anda terlindung dari Diabetes.

K E N A Diabetes

Banyak teman pergunakan istilah ‘kena Diabetes’, seperti kena flu, kena kecelakaan, dll…
Namun dalam konteks Diabetes T2 dan banyak penyakit kronis yang lain kata KENA sangat amat tidak tepat.

Diabetes Mellitus itu bukan suatu penyakit yang kita kena.

Yang sebenarnya jauh lebih tepat untuk menggambarkan terjadi nya Diabetes T2 adalah: Saya telah berhasil untuk mengembangkan Diabetes T2.

Iya saya tau anda pasti agak geleng atau garuk kepala saat baca kalimat itu tadi. Tapi silahkan baca selanjut nya semua nya akan masuk akal.

Berkembangnya Diabetes

Seperti saya sudah mengatakan tadi Diabetes T2 sudah terjadi jauh sebelum ketahuan. Begini ceritanya.

Ma’af sebelum nya saya harus sedikit bercerita tentang kebutuhan dan penggunaan gula darah. Saya janji saya akan membuat sesingkat dan sesederhana mungkin.

Tubuh membutuhkan Gula. Dan gula yang berada didalam tubuh kita punya nama GLUKOSA. Namun kita untuk selanjut nya tetap akan pakai kata Gula Darah.

Bagi teman-teman yang mau tau lebih detail tentang Glukosa silahkan lihat yang ini:
GLUKOSA & GULA – APA ITU?

GLUKOSA & GULA – APA ITU?

Dan karena Gula Darah begitu penting bagi tubuh kita maka tubuh senantiasa berusaha untuk mempertahankan kadar Gula Darah dalam rentang kadar yang normal.

Rentang kadar ini adalah hanya sekitar 4 gram yang boleh berada dalam seluruh darah kita.

Jika lebih daripada itu BAHAYA – jika kurang daripada itu juga BAHAYA.

Omong-omong 4 gram itu kurang lebih sama dengan satu sendok teh saja !!!!

Setiap orang punya kurang lebih 5 liter darah. Dan sekali lagi dalam 5 liter ini mestinya cuma boleh ada sekitar 4 gram Gula Darah.

Jika orang punya 4 ¼ gram Gula darah itu sudah termasuk Diabetes T2.

Sedangkan jika kadar gula darah menjadi kurang daripada 2 gram, orang berada dalam keadaan maut. Kurang daripada 1.5 gram = TAMAT lah / MAMPUS !

Nah dari sini anda sudah bisa melihat betapa peka tubuh kita terhadap kadar Gula darah yang boleh berada dalam darah kita.

Maka tubuh kita punya cukup banyak cara untuk senantiasa mempertahankan kadar Gula darah pada rentang kadar yang pas.

Gula dalam darah

GULA DALAM DARAH…

Buat apa ada Gula dalam darah ?

Itu pertanyaan yang bagus dan sangat patut ditanyakan. Sebenarnya keberadaan Gula dalam darah tidak ada fungsi, selain penyediaan bahan bakar untuk semua 30-40 Triliun sel yang terdapat dalam tubuh kita.

Gula baru punya manfaat jika ia masuk ke sel-sel dalam tubuh kita, untuk dijadikan bahan bakar bagi masing-masing sel.

Selamat datang Gula Darah, yuk masuk ke sel dong !!
Seperti saya bilang pada paragraf sebelum nya gula darah baru punya manfaat jika ia dimasukkan ke dalam sel-sel dalam tubuh kita untuk kemudian dibakar dan dijadikan energi.

Namun untuk gula nya dimasukin ke dalam sel-sel maka dibutuhkan satu aktor lain . Yaitu INSULIN.

Soal nya Si Insulin dibutuhkan sebagai pendorong untuk masuknya gula darah. Tanpa ada Insulin gula yang berada dalam darah kita tidak bisa masuk ke sel.

Maka jika kita konsumsi salah satu makanan atau minuman yang pada akhir nya diterima sebagai Gula dalam darah maka pankreas kita membuat Insulin.

Dan dengan naik nya Insulin maka sel-sel jadi kebuka dan terima Gula nya.

Nah kalau gula yang beralir dari sistem pencernaan ke dalam darah sudah dimasukan ke dalam sel-sel maka Insulin menurun. Karena tugas nya sudah beres untuk memasukan gula darah ke dalam sel-sel.

Gula-Darah-kelebihan

GULA DARAH “antri” masuk dalam sel

Kemitraan Gula Darah dan Insulin
Sekarang anda sudah faham bahwa setiap kali kita makan sesuatu yang mengandung gula atau karbohidrat maka hidangan itu diterima dalam tubuh kita sebagai Gula Darah.

Kemudian gula dalam darah harus cepat di-urus karena tidak boleh ada terlalu banyak Gula dalam darah.

Dan supaya gula berpindah dari darah ke sel-sel, maka Insulin harus berperan. Lebih persis pankreas harus memproduksi Insulin.

Silahkan anda melihat grafik berikut. Disana terlihat Kurva Gula Darah dan Kurva Insulin yang terkait sepanjang satu hari. Setiap kali GD naik karena suatu makanan maka Insulin ikut naik supaya GD ditekan untuk menjadi normal kembali.

Normal-Insuln-n-Glucuse

Sedangkan pada gambar berikut terlihat apa yang terjadi selama Diabetes berkembang.
Kalau anda memahami diagram berikut ini anda sudah lebih faham tentang Diabetes T2 daripada kebanyakan orang medis.

Penjelasan tentang Diagram berikut anda mendapatkan dibawah. 

Simak lah dengan baik-baik.

Insulin dan Diabetes T2

Pada periode pertama, produksi Insulin yang dibutuhkan untuk mempertahankan kadar Gula Darah dibawah 130 tetap normal. Dengan kata lain kadar Insulin normal dan kadar Glukosa juga normal.

Pada periode kedua, Insulin mulai naik. Karena sel-sel sudah menjadi ‘malas terima gula’. Tetapi dengan tambah produksi Insulin tubuh tetap berhasil mempertahankan Gula Darah yang dibawah 130.
Disini sudah mulai terjadi HIPERINSULINEMIA. Insulin ketinggian. Diabetes T2 mulai berkembang. Ibarat nya bibit Diabetes sudah ada. Namun kadar Glukosa masih juga normal.

Dan sebenarnya dengan tes kadar Insulin, sudah jelas terlihat datang nya Diabetes. Cuma sayang nya tak pernah ada yang melakukan tes Insulin.

Baru pada periode ketiga Gula Darah akan mulai melebihi sekitar 130 karena walaupun produksi Insulin tetap meningkat, namun sudah tidak bisa kendalikan Gula Darah nya.

Dan pada periode keempat, Diabetes nya menjadi parah dan Gula Darah meningkat terus. Produksi Insulin sudah maksimal. Meskipun demikian GD tetap naik terus karena sel-sel semakin resisten Insulin. Arti nya meskipun sel-sel dibanjiri dengan Insulin, ia tetap tak mau terima Gula Darah nya.

99% dari semua pengidap DM T2 baru didiagnosa Diabetes-nya pada saat mereka sudah berada dalam kawasan yang diwarnai dengan merah tua. Padahal Diabetes sudah lama ada.

Dengan demikian mesti nya menjadi jelas bahwa yang dunia medis menyebut penyakit Diabetes T2 sebenarnya cuma satu gejala dari Tinggi Insulin yang sudah ada jauh sebelum nya.

Dan karena hal ini begitu fundamental untuk memahami Diabetes saya ulangi lagi:

Diabetes T2 bukan penyakit namun cuma salah satu gejala dari penyakit HIPERINSULINEMIA (Insulin yang ketinggian)

Kalau anda faham prinsip sederhana ini anda sudah jauh lebih pintar daripada dunia medis yang masih anggap Diabetes T2 sebagai penyakit tersendiri.

Dan dari kesalahpahaman fundamental ini telah terjadi wabah terbesar di dunia ini yang mengakibatkan ratusan juta manusia menderita banyak penyakit kronis yang semua punya akar yang sama.

Masuk ke ‘Lingkaran Setan’

Ma’af pada bab ini terjadi sedikit ulangan. Masalah yang saya barusan utarakan, saya akan mencahayakan lagi dari sudut pandang yang berbeda.

Kita balik ke periode kedua dari gambar tadi.

Yang terjadi pada setiap orang yang sedang mengembangkan Diabetes T2 adalah bahwa satu saat sel-sel sudah tidak sudi terima Gula Darah nya.
Gak sampai menolak gula nya namun lebih bersifat seperti: ‘ah malas terima gula darah lagi…

Kadar gula darah ‘kan harus tetap dipertahankan pada angka sekitar 4 gram-an aja atau pada nilai sekitar 100. Yaitu angka nya yang keluar pada alat pengukur gula darah.

Solusi nya gimana biar sel-sel tetap mau terima gula darah?

Solusi nya yang tubuh akan mencoba adalah membuat lebih banyak Insulin lagi. Dan disini mulai kita masuk kedalam LINGKARAN SETAN. Anda bisa baca lebih lanjut dan lebih detail tentang masuk nya ke Lingkaran Setan ini pada link ini:

DIABETES MELITUS & INSULIN – LINGKARAN SETAN

Soal nya sel-sel akan menjadi lebih malas lagi terima Gula Darah. Sehingga jawaban tubuh adalah membuat lebih banyak Insulin lagi. Dan seterus nya.

Keadaan dimana sel-sel dalam tubuh kita sudah menjadi ‘malas terima gula’ punya nama medis juga. Yaitu: Resisten Insulin (Bh. Indonesia: tidak peka terhadap Insulin). Kalau mau tau lebih detail tentang kondisi tersebut silahkan menemukan info ini:
RESISTEN INSULIN – APA ITU?

RESISTEN INSULIN apa itu?

Proses peningkatan Insulin secara berangsur sama sekali tidak terasa selama bertahun-tahun. Tak ada gejala sakit apa-apa. Namun sebenarnya bisa diukur. Cuma dunia medis sangat jarang melakukan tes kadar Insulin.
Kenapa demikian akan saya jelaskan nanti dibawah.

Dan dengan meningkatkan produksi Insulin terus-terusan maka tubuh pada awal nya tetap berhasil untuk menjaga kadar GD tetap di sekitar 100-an.

Namun setelah bertahun-tahun ditingkatkan kadar Insulin nya terus-menerus, maka satu saat sudah tidak berhasil lagi sel-sel diajak terima gula darah nya.

Dan pada saat peningkatan kadar Insulin sudah tidak berhasil menurunkan Gula Darah maka Gula Darah yang semesti nya cuma sekitar 100 akan mulai naik.

Kenaikan itu juga tidak terjadi langsung tinggi. Kenaikan GD terjadi secara sangat pelan selama periode yang agak panjang (5 – 15 tahun).

Pada awal nya cuma naik dari 100an ke 120an…. Kemudian ke 150an… terus ke 200an dan seterus nya…
Dan baru pada saat Gula Darah nya sudah jadi tinggi dunia medis bilang: Ini Diabetes T2.

Ngerti gak anda bahwa yang didiagnosa sebagai Diabetes T2 adalah sebenarnya ujung dari satu proses pengembangan yang sudah mulai JAUH SEBELUM nya?

Se dini apa sudah ketahuan mau datang Diabetes T2?

Hal ini sulit dipastikan. Namun perputaran Lingkaran Setan atau peningkatan kadar Insulin sudah mulai terjadi beberapa tahun sebelum kelihatan dan terasa gejala-gejala Diabetes T2. Paling sedikit 3-5 tahun sebelum nya. Namun sangat mungkin sudah terjadi belasan tahun sebelum datang Diabetes T2..

Tergantung se-ngawur apa gaya hidup dan pola makan kita.

Kondisi dimana terjadi nya naik kadar Insulin dinamakan HIPERINSULINEMIA. Sebut aja: ‘Insulin Tinggi’.
Cuma masalah nya HIPERINSULINEMIA tidak terasa. Gak ada sakit nya dari Insulin yang tinggi.

Padahal INSULIN TINGGI tersebut bukan hanya akar nya dari Diabetes T2. Kurang lebih semua penyakit kronis yang ‘sedang populer’ berakar pada ketinggian kadar Insulin.

Beberapa diantaranya ‘penyakit populer’ adalah:

– OBESITAS
– HIPERTENSI
– KETINGGIAN KOLESTEROL
– PENYAKIT MAKRO DAN MIKROVASKULER (juga dikenal sebagai Sakit Jantung)
– GANGGUAN PADA SISTEM REPRODUKTIF (sulit hamil, haid tak lancar, alat seksual laki-laki yang gak mau kencang, dll)
– ASAM LAMBUNG & GERD dan gangguan sistem pencernaan yang lain

Dan lebih konyol lagi: Kenyataan yang saya sedang jelaskan, bukan sesuatu yang baru saja ketahuan atau yang masih kontroversial.

Ini bukan lagi teori saja. Ribuan studi dan kajian data medis dengan jelas telah membuktikan Ketinggian Insulin sebagai akar dan pemicu penyakit kronis.

Bagi teman-teman yang ingin menggali lebih ke dalam akar dari semua penyakit kronis sangat dianjurkan dua buku ini:

Dr. Joseph R. Kraft:  Diabetes Epidemic & You 
Prof. Dr. Ben Bickman: Why we get sick? (Kenapa kita menjadi sakit)

buku-tentang-bagaimana-terjadi-Diabetes
Tidak bisa terjadi Diabetes T2 tanpa INSULIN TINGGI dulu !!!

Kan saya kasih judul “Bagaimana terjadi DM ?” pada artikel ini. Dan saya sudah kasih tau sama kalian bagaimana terjadi Diabetes T2. Dan biar jelas saya ulangi lagi:

👉 INSULIN TINGGI (HYPERINSULINEMIA) MENYEBABKAN DIABETES T2 👈

Jawaban amat sangat super sederhana – mesti nya anak SD aja sudah faham…
Baru kalau ada yang dapat ijazah Medis kebenaran sederhana ini menjadi terlalu sulit untuk dipahami. Keadaan ini juga di-kenal sebagai: GOBLOK.

Nah, mau cegah Diabetes T2 ? Iya ukur Insulin, Bego !

Dan kalau kelihatan bahwa Insulin naik, ambil beberapa langkah sederhana supaya tak berujung menjadi Diabetes T2 atau penyakit kronis yang lain.

Kebodohan Profesor dan Dokter Med…

Iya saya 100% sadar bahwa banyak fihak pasti keberatan bahwa saya katain para dokter dan profesor bodoh…

Gak apa-apa.
Mesti nya kalau anda sudah membaca sampai kesini dengan seksama, menjadi jelas kenapa kata seperti bodoh sangat pas.

Kalau anda belum setuju coba simak sebagai berikut:

Semua hal yang saya utarakan pada artikel ini mengenai Insulin tinggi yang mendahului terjadinya DM bertahun-tahun, bukan merupakan bukan ilmu baru atau hal-hal yang masih didebat.

Semua mekanisme tentang Insulin dan Glukosa seperti saya jelaskan disini sudah diketahui paling sedikit sejak 50 tahun lalu. Barang siapa yang mau cari info ini tidak perlu gali terlalu dalam.

Kontroversial aja tidak. Dan dibuktikan pula dengan gampang (Tes kadar Insulin Bego!).

Dan kalau cuma masalah bodoh iya gak apa-apa lah. Orang bodoh mah banyak, namun dunia tetap berputar.

Problem nya: Pendekatan, pemahaman dan penanganan Diabetes T2 yang salah ini membunuh jutaan orang. Lho kok sekarang saya jadi lebih konyol lagi, mungkin anda berfikir…

Namun jika dunia medis melakukan tes kadar Insulin, ratusan juta orang dapat diselamatkan sebelum terjadi Diabetes T2 dan banyak komplikasi yang lain.

Karena dengan nge-tes kadar Insulin secara reguler, orang yang sedang mengembangkan Diabetes bisa diperingatkan, sehingga dengan beberapa perubahan pada pola makan dan gaya hidup mereka bisa dilindungi dari terjadi nya Diabetes dan penyakit-penyakit lain yang terkait.

Kalau ini bukan satu kebodohan mutlak, saya tidak tau kebodohan itu kaya gimana…

Diabetes-peluang-bisnis

Pengidap Diabetes adalah tambang emas buat dunia medis & industri farma

UUD seperti biasa…

Seperti pada banyak hal yang kelihatan ‘aneh’ kalau kita mau tau apa sebab nya, kita tinggal ikutin ‘jejak-nya duit’ aja.

Yuk kita coba kemana kita dibawa kalau ‘emang kita ikutin ‘jejak duit’… 

Ada satu halangan yang cukup berarti untuk melakukan tes Insulin. Mahal ! Ayo kita membandingkan dulu biaya tes Gula Darah dengan tes kadar Insulin.

Biaya untuk sekali mengukur Gula Darah adalah kurang lebih 3500 Rupiah saja. Recehan…
Iya satu strip pada alat ukur GD. Dan pengukuran ini malah bisa dilakukan di rumah secara mandiri.

Sedangkan sekali ukur kadar Insulin menuntut biaya kurang lebih setengah juta Rupiah. Dan hanya dapat dilakukan pada Laboratorium yang lengkap.

Lebih mahal lagi kalau mau dengan tepat memprediksi perkembangan Diabetes, karena harus dilakukan satu tes yang dinamakan KRAFT TEST.

Pada KRAFT test tersebut harus diukur kadar Insulin sebanyak 4-6 kali. Berarti tes ini menuntut biaya antara 2 -3 juta Rupiah.

Namun kesehatan anda tidak memiliki nilai segitu tinggi. Bagi mereka jauh lebih bernilai kalau anda menjadi pengidap Diabetes T2. Karena baru anda bisa dijualin konsultasi dan obat-2an.

Jangan lupa anda menjadi sakit seperti Diabetes T2 dan penyakit kronis lain yang didasari oleh Insulin Tinggi, adalah satu peluang bisnis besar bagi dunia medis dan dunia farma.

Kalau anda sehat-sehat aja mereka mau jual apa… ?

Iya anda simpulkan sendiri….

Bagi teman-teman yang mau tau sains nya coba buka yang ini: Postprandial insulin assay as the earliest biomarker for diagnosing pre-diabetes, type 2 diabetes and increased cardiovascular risk

KATA AKHIR

Penyakit Diabetes T2, bukan sesuatu yang kita ‘kena’.
Diabetes T2 berkembang selama bertahun-tahun sebelum ada gejala Gula Tinggi dan komplikasi.

Seperti menanam padi kita perlu ‘usaha’ dan kita harus ikutin protokol salah-makan & salah- gaya-hidup selama bertahun-tahun baru kita akan ‘berhasil’ untuk mendapatkan Diabetes T2.

Dari situ mesti nya jadi se-terang-terang-nya, bahwa jika kita tidak mengikuti “protokol-pengembangan-Diabetes-T2″ maka kita akan tetap bebas dari penyakit ganas ini.

Sebenarnya gampang sih…

👉Salam sehat & Ojo Kendor👈

DOMINIK🙏🙏🙏

⛔ STOP DIABESITAS ⛔

Gizi & Nutrisi yang benar

Anda ingin tau mengenai makanan yang optimal demi KESEHATAN kita?

Anda ingin menangani DIABETES MELLITUS tanpa obat?

Anda ingin turun BERAT BADAN dan menjadi lebih fit?

Silahkan join di Facebook Group

Ikuti saya di Media Sosial:

SILAHKAN TEMUKAN ARTIKEL MENARIK LAIN

Resisten-Insulin-Lingkaran-Setan

DIABETES MELITUS & INSULIN – LINGKARAN SETAN

Pada artikel ini anda dapat mengetahui apa yang sebenarnya menyebabkan Diabetes Mellitus.

Karena baru kalau kita memahami LINGKARAN SETAN yang disebabkan oleh RESISTEN INSULIN maka kita bisa menangani penyakit dengan cara yang benar. Dan bahkan menjadi bebas dari Diabetes Mellitus.

apa-artinya-HBA1c

TES HBA1C – APA ITU & APA ARTINYA?

Untuk menangani DIABETES MELITUS kita perlu tau kadar gula dalam darah.

Bagusan mana – ukur Gula darah atau tes HBA1c ? Temukan jawabannya disini.

Resisten-Insulin-apa-itu

RESISTEN INSULIN – APA ITU?

DIABETES TIPE-2 adalah penyakit yang disebabkan oleh RESISTEN INSULIN.

Disini anda dapat menemukan segala informasi yang anda perlu ketahui tentang kondisi ini.

2 Komentar

  1. Wahyu

    Bikin buku dunk atau format pdf yg bisa didownload coach

    Balas
    • Dominik

      sedang ! Dan akan di terbitkan masih pada tahun ini.

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Shares
Share This