Neuropati-Diabetes
DOMINIK-VANYI-HEALTH-NUTRITION
ditulis oleh: : DOMINIK VANYI
NEUROPATI

Neuropati adalah salah satu kondisi yang ngeselin banget. Bisanya kaki atau tangan terasa kesemutan sampai nyeri banget. Neuropati juga bisa menyerang mata atau organ seksual laki-laki. Bahkan pada kondisi asam lambung Neuropati berperan serta.

Dunia medis menganggap Neuropati sebagai satu penyakit tersendiri, yang seperti biasa mereka mau tangani dengan obat. Padahal mereka sendiri pun mengakui bahwa tak ada obat yang bisa sembuhkan Neuropati…

Sebenarnya Neuropati adalah salah satu dari banyak gejala yang berakar pada kebanyakan Glukosa dalam darah kita.

Pada artikel ini saya akan jelaskan pada teman-teman, Neuropati itu sebenarnya apa. Kita juga akan lihat apakah Neuropati bisa disembuhkan.

Demi lengkap nya perlu dicatat bahwa Neuropati juga bisa disebabkan oleh faktor selain Diabetes. Namun pada artikel ini saya akan bahas hanya Neuropati yang dipicu oleh ‘penyakit gula’ saja.

Istilah Neuropati apa artinya ?

Neuropati adalah terjemahan dari kata Neuropathy dalam Bahasa Inggris. Tapi Bahasa Inggris pun cuma pinjam kata itu dari Bahasa Yunani kuno.

Pada Bahasa Yunani kata-kata ini punya arti seperti berikut:
Neuron – saraf
Pathos – sakit / nyeri / penyakit

Dari situ aja sudah kelihatan bahwa dunia medis agak kurang faham tentang kondisi Neuropati.

Masa cuma dikasih nama ‘sakti saraf’ aja… Wong edan pun ‘kan juga punya sakit nya di saraf.
Masa kita pengidap Diabetes T2 yang menderita Neuropati disamakan dengan wong edan…

Pengalaman ku sendiri dengan Neuropati

Mungkin saya ceritakan dulu tentang pengalaman diriku sendiri dengan Neuropati.

Saya ketahuan Diabetes T2 dengan GD sampai 300-400 dan HBA1C cukup tinggi (9.3) pada tahun 2015. Pada saat itu saya sama sekali tak pernah merasa gejala Neuropati.

Saya dapat menurunkan HBA1C saya ke 5.6 – 5.8 dalam kurun waktu kurang daripada satu tahun. Hal ini saya capai tanpa obat dan hanya dengan intervensi secara gizi dan nutrisi.

Dan sebagaimana kita ketahui, menurut dunia medis kita tidak punya Diabetes T2 atau Pre Diabetes asal HBA1C kita dibawah 5.7.

Beres toh ? Neuropati gak usah dikhawatirkan…
Tunggu dulu kawan ku. Sayang nya tidak sesederhana itu.

Kurang lebih 2-3 tahun sesudah divonis Diabetes T2, Neuropati mulai mengunjungi saya. Pada hal menurut definisi medis saya sudah tidak punya Diabetes T2.
Datang nya pelan-pelan. Di awal nya kadang-kadang sore hari, terasa sedikit kesemutan di telapak kaki kanan. Tapi besok pagi nya hilang lagi.

Maka saya gak terlalu perhatikan. Namun mulai tahun 2018 datang nya semakin sering. Dan intensitas meningkat juga. Tak lama kemudian mulai terasa sedikit nyeri di lengan kanan juga.

Menjelang tahun 2019 baik frekuensi maupun nyeri meningkat terus. Dan pada tahun 2019 sudah mulai Neuropati terasa setiap hari. Semua nya memuncak sekitar tahun 2020. Setiap hari ada aja. Dan kadang-kadang cukup sakit. Pokoknya ngeselin banget!

Dan semenjak saya menolong banyak pengidap Diabetes T2 dalam penanganan penyakit nya, muncul lumayan banyak kasus seperti saya. Dimana mereka mengalami gejala Neuropati walaupun GD nya sudah cukup terkendali dan punya HBA1C yang cukup cantik.

Bahkan pada Facebook grup STOP DIABESITAS ada laporan dari beberapa teman yang punya HBA1C super cantik ( dibawa 5.0 ), bahwa mereka pun mengalami Neuropati.

Dari situ kita bisa belajar satu hal yang sangat penting. Yaitu bahwa Neuropati bersifat beda daripada gejala lain yang biasa nya datang berbarengan dengan Diabetes T2.

Banyak gejala Diabetes bisa cepat hilang kalau kita dapat menurunkan GD kita dan HBA1C nya. Tetapi Neuropati bisa saja tetap ada. Kenapa kok begitu?

Neuropati-gangguan-saraf

Sambungan antara Saraf

Bedanya antara Gangguan dan Kerusakan

Banyak teman-teman yang menangani Diabetes T2 secara benar mengalami banyak peningkatan kesehatan dalam waktu yang relatif singkat.

Mereka melapor bahwa hanya dalam beberapa minggu mereka tiba-tiba hilang gejala seperti sering kencing dan capek. Stamina mereka meningkat dan asam Lambung hilang juga.
Tekanan Darah menjadi normal dan pencernaan lebih lancar.
Yang menderita luka gara-gara Diabetes melaporkan bahwa luka nya cepat kering dan sembuh.

Dan banyak keluhan lain juga menghilang. Inti nya mereka mengalami banyak perbaikan dalam waktu sangat singkat.

Namun sayang nya gejala Neuropati sering tetap ada dan gak mau hilang-hilang.

Kenapa demikian ?
Jawaban sedikit ribet.

Masalah nya kita harus membedakan gangguan dan kerusakan. Apa yang hanya bersifat gangguan saja, bisa cepat membaik. Sedangkan kalau ada kerusakan maka tidak begitu mudah mengatasinya.

Karena hal ini sangat fundamental saya berikan satu ibarat lah. Coba bayangkan anda mengisi bensin yang terkontaminasi (kotoran) ke dalam kendaraan anda. Dan kotoran ini menyebabkan aliran bensin dari tangki ke mesin motor terhambat dan sedikit kotoran masuk ke dalam mesin motor nya.

Bisa saja bahwa pada saat kita isikan bensin yang bersih, beberapa kotoran yang masih ada dalam sistem dengan agak cepat hilang dan motor sudah berfungsi kembali secara optimal.

Namun kalau bensin yang terkontaminasi dipakai untuk jangka waktu panjang sangat mungkin terjadi beberapa kerusakan pada mesin kendaraan kita. Walaupun kita sudah tak pakai lagi bensin yang jelek, motor kita tetap gak lancar. Iya rusak lah.

Mau tidak mau harus ganti spare-part atau bahkan bisa saja tak dapat diperbaiki sama sekali.

Namun tubuh kita tak bisa ganti spare-part saja… Kalau sesuatu sudah jadi rusak bisa jadi permanen. Iya seperti gigi yang sudah bolong. Emang bisa ditempel tapi tetap rusak.

Sekarang sudah jelas ‘kan perbedaan antara gangguan dan kerusakan.

Syukur lah banyak kerusakan dalam tubuh kita bisa pulih kembali, namun butuh waktu. Khusus nya kerusakan yang terjadi pada bagian saraf.
Untuk memahami sifat nya dari kerusakan saraf maka kita lihat kondisi stroke.

Yang pernah kena stroke parah mereka bisa sampai gak bisa jalan lagi. Atau gak bisa omong lagi.

Namun sebagian dari mereka mungkin saja lama-lama bisa jalan lagi atau bisa berbicara lagi. Walaupun tidak secara sempurna.
Namun hal ini membutuhkan waktu cukup lama. Kadang sampai bertahun-tahun.

Karena apa? Karena hal yang berkaitan dengan persoalan saraf. Saraf yang rusak.
Soal nya kalau misalkan kita punya luka dimana jaringan tisu kita jadi ‘rusak’ maka tubuh kita hanya dalam beberapa minggu atau bulanan bisa tumbuh kembali jaringan tisu baru.

Lain dengan saraf. Walaupun tubuh kita mampu menumbuh saraf baru, namun itu proses yang jauh lebih lambat.

Berbagai wujud nyata dari Neuropati

Neuropati bisa datang dalam berbagai bentuk.

Biasa nya Neuropati terjadi pada saraf yang paling jauh jarak nya dari jantung. Yaitu di kaki dan di tangan. Neuropati jenis ini terasa sebagai kesemutan atau bahkan sampai nyeri di bagian kaki, dan tangan & lengan.

Neuropati juga bisa menyerang saraf sekeliling mata. Sehingga bisa menyebabkan berbagai gangguan di mata. Dari penglihatan yang buram sampai kondisi retinopati dimana terjadi kerusakan pada bagian retina. Bahkan Retinopati bisa menyebabkan katarak atau sampai terjadi buta.

Dalam pengembangan asam lambung atau Gerd, Neuropati juga ikut berperan. Mekanisme nya adalah bahwa pintu antara lambung dan kerongkongan tidak menutup dengan rapat. Pintu tersebut dinamakan sphincter. Dan sphincter ini dikendali oleh saraf. Dan dengan ada nya gangguan di saraf itu, bisa terjadi pintu tidak menutup dengan sempurna.

Jika anda ingin lebih tau tentang Asam Lambung dan cara atasi nya anda bisa menemukan informasi lengkap pada artikel ini:

ASAM LAMBUNG – KENAPA DAN CARA MENGATASINYA

Satu kondisi lagi yang ditakuti oleh laki-laki adalah erectile dysfunction atau impoten. Dimana aliran darah ke dalam organ seksual laki-laki jadi terganggu, sehingga penderitanya tidak dapat ereksi atau ereksi yang tidak sempurna.

Bagaimana bisa sampai saraf rusak?
Nah sekarang coba kita lihat bagaimana terjadi rusak nya pada saraf. Karena hanya dengan memahami proses dan mekanisme yang membuat saraf kita rusak, maka kita boleh punya harapan bahwa Neuropati nya kita bisa atasi.
Dua faktor dasar dari pembentukan Neuropati

Dimanapun Neuropati muncul disana ada dua hal yang terjadi barengan.

Penghambatan aliran darah dan gangguan atau kerusakan pada saraf.
Untuk benar-benar memahami dua faktor ini mari kita lihat lebih ke dalam permasalahan nya.

sembuh-Neuropati

Neuropati biasa nya mulai pada bagian kaki

Bagaimana terjadi Neuropati

Ok, sekarang kita dah jelas bahwa Neuropati adalah satu kondisi yang terjadi pada saraf. Tinggal kita cari tau apa sih persis nya yang terjadi pada saraf kita.

Saraf kita sama dengan semua bagian lain dalam tubuh kita. Saraf perlu bahan energi dan oksigen. Dan itu disuplai lewat pembuluh darah. Dan jika penyediaan darah ke saraf terganggu maka saraf bisa jadi ‘kaput’.

Dan dengan aliran darah ke saraf jadi terhambat, satu problem lagi akan muncul. Yaitu pembuangan zat-zat kotoran jadi terhambat juga.

Dan gangguan pengaliran darah ke saraf itu memicu peradangan. Dan peradangan itu bisa menyebabkan ketersumbatan pembuluh darah sehingga suplai oksigen dan nutrisi bagi saraf menjadi semakin terganggu.

Iya terjadi satu lingkaran setan…

Bagaimana persis rusak nya Saraf?

Sekarang kita lihat bagaimana timbul rasa kesemutan dan nyeri.
Yang terjadi pada pertama nya adalah bahwa aliran sinyal antar saraf mengalami gangguan.

Bagi kutu buku: Ujung synapse saraf jadi lebih pendek sehingga jarak antara dua synapse melebar sehingga transmisi sinyal saraf jadi terganggu.

Kalau cuma sinyal terganggu masih mending. Karena dengan semakin berkembangnya kondisi Neuropati bisa sampai saraf yang kena bisa mati total. Dan dari matinya saraf tak terlalu jauh sampai jaringan tisu ikut mati. Dan jika banyak jaringan tisu mati dimana tubuh sudah gak mampu buang dan perbaiki, coba tebak ujungnya apa…
Amputasi lah….

Nah sekarang anda coba tebak lagi, apa kira-kira menyebabkan semua masalah yang kita telah bahas…

Iya Gula dong ! Cara nya ? Yuk kita simak selanjut nya.

Glycation dan Glycosylation

Ada dua proses medis yang menyebabkan nya: Glycation dan Glycosylation.

Kan anda sudah tau kalau ada kata seperti Glyco, Gluco, dll… si musuh kita Gula biasa nya terlibat.

Walaupun Glycation dan Glycosylation cukup berbeda, dua-dua nya punya satu kesamaan.
Yaitu: Disitu terjadi Molekul Glukosa mengikat pada molekul Protein. Bukan Protein yang kita dapatkan melalui makanan.

Namun protein seperti Hemoglobin. Nah Si Hemoglobin ini adalah satu protein yang terdapat dalam sel darah merah. Hemoglobin membawa Oksigen keliling tubuh kita. Dan kalau Si Hemoglobin ini telah terikat dengan ‘brengsek gula’ itu maka kapasitas dia untuk membawa oksigen berkurang atau gak bisa lagi.

Tunggu dulu. Jangan skip ini. Penting lho.

Bagi teman-teman yang penjelasan terlalu berbau sains tinggi saya sederhanakan iya. Anggaplah Si Hemoglobin yang punya tugas mengantarkan Oksigen keliling tubuh adalah angkot. Dan tempat kursi nya yang mestinya diduduki oleh oksigen jadi kotor & pliket dari Gula sehingga Oksigen gak mau duduk disana. Maka walaupun ada nya cukup angkot namun tidak ditumpangi oleh oksigen.

Anda ingat tes HBA1C ? Nah sekarang anda telah jadi super pintar. Karena sekarang anda faham apa yang sebenarnya diukur pada tes HBA1C itu. Coba tebak !

Iya jumlah gula yang telah lengket pada Hemoglobin. Atau lebih persis berapa persen sel darah merah yang telah jadi rusak gara-gara lengket gula pada protein Hemoglobin.
Balik ke ibarat angkot. HBA1C menghitung kursi-kursi yang jadi kotor sehingga gak layak untuk diduduki ama Oksigen.

Nah sekarang kita sudah mendekati pada inti permasalahan. Kekurangan nutrisi dan oksigen ke saraf.

Neuropati-Glikasi

Pada sel darah merah jadi gula menempel

Dari Neuropati menuju ke amputasi

Anda sudah faham bahwa penghambatan aliran darah bisa merusak saraf karena saraf nya tak dapat cukup suplai oksigen dan nutrisi. Dan juga pembuangan zat kotoran tak lancar.
Kemacetan penyediaan darah biasa nya terjadi pertama pada saraf, karena saraf itu sangat kecil dan tipis. Kemacetan ini biasa nya juga menyebabkan peradangan. Dan peradangan yang ada terus-menerus menimbulkan banyak masalah. 

Akan tetapi cerita nya belum berujung disini. Karena kekurangan penyediaan darah juga bisa terjadi pada jaringan tisu. Dan jika kurang suplai darah terjadi pada jaringan tisu, maka bisa terjadi jaringan tisu nya jadi mati. Dan hal ini bisa berujung pada amputasi.

Proses-proses seperti ini biasa nya berjalan dengan sangat pelan-pelan. Dan jika kita melakukan intervensi yang benar, Neuropati tak akan berakhir dengan amputasi, kebutaan dan aspek fatal lain.

Apa yang sudah jelas TIDAK menyembuhkan Neuropati

Kebanyakan obat yang sering diberikan kepada penderita Neuropati sebenarnya sia-sia. Untuk Neuropati tidak ada obat yang dapat mengatasi nya.

Nah sekarang anda mungkin bertanya: Kok dokter memberikan obat ini-itu pada penderita Neuropati.
Iya sih. Karena kebanyakan orang tidak mau terima fakta bahwa tak ada obat yang bisa menyembuhkan. Bisa saja ada orang yang fikir: “Kok dokter saya kurang bagus – obat aja gak dikasih”.

Sehingga pasien cenderung pindah ke dokter lain dengan harapan disana dapat obat.

Maka dokter gak mau kehilangan pasien sehingga mereka kasih obat ini-itu.

Ada sih beberapa obat yang kadang-kadang dapat meredakan gejala Neuropati. Namun cuma meredakan gejala saja. Sehingga pada saat kita lepas dari obat itu, sudah pasti gejala balik.

Obat yang sering diberikan oleh dokter adalah: Gabapentin, biasa nya dijual dengan nama Neurontin. Namun obat ini tidak terlalu efektif.

Berarti tak ada harapan untuk atasi Neuropati ?
Bukan sedemikian ! Harapan tetap ada. Baca selanjut nya !

Hentikan perkembangan dan penambahan Neuropati nya dulu !
Sebelum kita cari perbaikan kita harus menghentikan terjadi kerusakan baru pada saraf-saraf.

Cara nya ?
Iya kalau GD tinggi menyebabkan Neuropati mesti nya dah jadi sangat jelas bahwa kita harus mengendalikan GD nya dulu.

Iya memang menormalkan kembali GD adalah syarat pertama. Nah sekarang timbul pertanyaan gula normal itu kaya gimana.

Sains terkini menunjukan bahwa GD normal itu dengan punya HBA1C dibawah 5.5. Lebih baik dibawah 5.2. Tak ada yang bisa bilang dengan persis apakah cukup dibawah 5.5 atau harus sampai dibawah 5.2.
Yang jelas semakin dekat ke 5.0 semakin bagus lah.

Kalau anda mau yang sederhana saja: Selama HBA1C anda masih diatas 5.5 anda gak perlu berharap bahwa Neuropati bisa hilang atau membaik.

Nah baru kalau kita dapat mengendalikan HBA1C dibawah 5.5, kita bisa mulai cari solusi untuk memperbaiki kondisi Neuropati.

Neuropati

Neuropati juag bisa serang mata

Neuropati & Pre Diabetes

Menurut dunia medis anda termasuk golongan Pre Diabetes T2 dengan nilai HBA1C antara 5.7 – 6.5. Dan banyak orang anggap bahwa Pre Diabetes ini adalah ‘hal kecil’ saja.

Namun pada kenyataan banyak orang yang ‘hanya’ Pre Diabetes saja juga menderita Neuropati.

Bagi orang yang percaya bahwa Diabetes T2 baru mulai dengan HBA1C diatas 6.5 bersiaplah untuk menjadi kaget. Berkembangnya Neuropati memang agak pelan bagi orang yang punya HBA1C kurang daripada 6.5.
Namun lambat laun kamu lah juga sangat mungkin akan kena Neuropati.

Neuropati & merokok
Saya juga punya kabar buruk bagi para perokok. Merokok juga adalah salah satu faktor yang mendukung berkembang nya Neuropati. Hal ini disebabkan karena asap rokok berperan serta dalam penyempitan pembuluh darah.

Sehingga kalau anda perokok dan segala upaya untuk atasi Neuropati tidak berhasil, sangat mungkin hal ini gara-gara merokok.

Mengatasi Neuropati

Kabar baik dulu khusus nya bagi pengidap DM yang masih muda. Iya taruh lah yang usia nya masih dibawah 35 tahun lah.

Bisa nya dengan kita keluar dari cengkraman Diabetes T2, maka sangat mungkin gejala nya Neuropati akan berkurang dan bisa saja hanya dalam kurun waktu beberapa bulan malah hilang total.

Kenapa pemulihan Neuropati terkait dengan usia?
Karena semakin muda kita, semakin kuat tubuh kita untuk menyembuhkan diri.

Dan hal ini terjadi dengan tubuh menumbuhkan saraf baru.

Lain cerita nya bagi teman yang sudah lebih tua.
Kabari buruk dulu iya… Mungkin saja Neuropati tak pernah hilang. Kalau begitu syukurin saja kalau gak bertambah.

Dan satu kabar buruk lagi. Kalau anda nyerah dan anda ambil sikap bahwa HBA1C dibawah 5.5 terlalu sulit maka sudah agak pasti bahwa Neuropati anda akan menjadi semakin parah.

Cukup kabar buruk dulu iya. Saya tau anda sudah teriak: Mana kabar baik nya? Gimana saya bisa atasi Neuropati ku ?

Ada beberapa cara. Dan kita akan bahas berikut ini.

atasi-Neuropati

Olahraga atau akupunktur bisa membantu atasi Neuropati

Olah Raga

Ini gak perlu dibahas panjang lebar. Karena menurut saya sudah sangat masuk akal bahwa segala kegiatan Olahraga akan meningkatkan aliran darah. Dan gak perlu punya gelar Profesor untuk memahami bahwa jika penghambatan aliran darah menyebabkan Neuropati, apapun yang kita lakukan demi peningkatan aliran darah pasti menjadi baik dalam hal penanganan Neuropati.

Kalau anda tanya tentang jenis olahraga nya yang paling baik saya merasa sama saja. Tapi mesti nya masuk akal kalau anda merasakan Neuropati di kaki sebaiknya dilakukan suatu kegiatan yang membebani kaki.

Kalau anda tanya jadwal olahraga, berapa lama nya dan peraturan lain, saya bilang: Gak usah banyak tanya – lakukan saja. Gak usah cari banyak peraturan.

Akupunktur

Saya tak berani banyak omong tentang akupunktur karena bukan departemen saya. Saya hanya dapat melaporkan apa saya lihat di berbagai tempat dan di berbagai sumber. Akupunktur bisa stimulasikan pengaliran darah yang punya dampak baik terhadap Neuropati.

Dan jangan salah kalau akupuntur biasa nya tak terjadi pada tempat terasa nya Neuropati. Mereka biasa nya letakan jarum di titik lain.

Panas & dingin terapi

Sayang nya di Indonesia cari air untuk mandi yang benar-benar dingin (dibawah 15 derajat) itu sulit. Namun jika anda beruntung tinggal di daerah pegunungan dimana terdapat air dingin, mandi dengan air dingin sangat baik untuk stimulasi aliran darah.
Dan yang ku maksudkan bukan air sejuk, namun air yang benar-benar dingin sehingga nyeri pada saat kena ke kulit.

Nah dari situ anda mungkin faham kalau anda melihat orang Bule atau orang Chinese yang mandi dalam es ada guna nya.

Nah air panas punya efek yang kurang lebih sama. Dan bukan air hangat namun air yang benar-benar panas. Nah kalau anda lakukan pemandian panas di shower sudah bagus. Tapi yang lebih bagus lagi adalah tempat pemandian air panas / hot spring.

Dan tempat-tempat seperti ini ada cukup banyak di Indonesia.

Neuropati-mandi-Es

Mandi dalam air es atau air panas bisa stimulasi pengaliran darah

Atasi Neuropati dengan Obat

Lho kok? Diatas ‘kan saya bilang gak ada obat. Tapi sekarang kok membahas obat.

Gini: Obat yang saya akan bahas berikut ini tidak secara langsung menangani Neuropati. Ia lebih bersifat membantu tubuh memperbaiki diri atau membentuk saraf baru.

KELOMPOK VITAMIN B

Vitamin B, bukan ada nya satu saja. Namun ada kelompok Vitamin B terdiri dari B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12.
Dan khusus nya B1 dan B12 berperan serta dalam kesehatan saraf.

Maka pemakaian suplemen kelompok Vitamin B menjadi lazim dalam dalam penanganan gangguan saraf termasuk kondisi Neuropati.

Walaupun para Vitamin B ini bisa diperoleh dari makanan, namun dosis yang dibutuhkan untuk menangani Neuropati cukup tinggi sehingga banyak pasien diberikan suplemen kelompok Vitamin B.

Salah satu dari kelompok Vitamin B yang dianggap membantu dengan kondisi Neuropati adalah B1. Dan Si B1 ini diberikan dalam bentuk Benfotiamin. Yuk kita melihat secara detail.

BENFOTIAMINE

Walaupun Benfotiamine tidak identik dengan vitamin B1, namun Benfotiamin itu dengan sangat mudah dijadikan B1 oleh tubuh kita.

Dan khususnya Vitamin B1 yang memiliki khasiat baik untung menangani Neuropati.

Akan tetapi perlu dicatat bahwa khasiat Benfotiamin dalam penanganan Diabetik Neuropati masih belum jelas. Ada pun studi yang menunjukan bahwa Benfotiamin tidak punya efek.
( Sumber: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3329837/ )

ALPHA LIPOIC ACID

Alpha Lipoic Acid adalah salah satu zat yang juga sering direkomendasi juga untuk menangani Neuropati. Dan memang ada cukup banyak kasus yang menunjukan bahwa zat ini berkhasiat nya untuk menangani Neuropati yang berasal dari Diabetes.

Akan tetapi sampai sekarang ini belum ada studi atau percobaan masal yang dengan jelas membuktikan bahwa jenis obat ini memang efektif atau tidak.

Apakah Alpha Lipoic Acid dan Benfotiamine efektif dalam menangani Neuropati ?

Jika anda memilih untuk menggunakan obat/suplemen Benfotiamin atau Alpha Lipoic Acid, saya sarankan anda setelah 2-3 bulan memakai obat anda secara kritis mengevaluasi apakah memang gejala Neuropati anda membaik atau tidak. Kalau tak membaik buat apa pakai suplemen ini.

Tapi disisi lain juga jangan berharap bahwa obat ini akan menunjukan khasiat nya dalam beberapa hari saja.

Seperti biasa: Sabar lah engkau… tubuhmu butuh waktu untuk pulih !

Obat-Neuropati

Obat yang belum terbukti khasiyat nya

ZEROKARBO & INTERMITTENT FASTING untuk mengatasi Neuropati

Nah kalau ada orang yang bertanya apakah ZK ( ZEROKARBO ) & IF ( INTERMITTENT FASTING ) akan sembuhkan Neuropati saya punya jawaban yang pada pertama mungkin bikin anda kaget.

ZK & IF tidak bisa menyembuhkan Neuropati ! Namun tetap dan jelas membantu mengatasi Neuropati !

Aneh ? Gak tuh !

Kan mesti nya engkau ‘dah faham bahwa Neuropati hanya bisa diatasi jika engkau dapat kendalikan gula mu.
Emang ada cara lain untuk mengendalikan gula selain ZK & Puasa kesehatan…?

KATA AKHIR

Neuropati adalah salah satu kondisi yang dialami oleh banyak pengidap Diabetes T2. Karena Neuropati lebih bersifat kerusakan daripada gangguan, maka untuk mengatasinya cukup sulit dan butuh waktu yang cukup lama.

Bahkan pada banyak kasus malah tidak bisa membaik. Tetapi banyak juga kasus yang berhasil mengatasi Neuropati. 

👉Salam sehat & Ojo Kendor👈

DOMINIK🙏🙏🙏

⛔ STOP DIABESITAS ⛔

Gizi & Nutrisi yang benar

Anda ingin tau mengenai makanan yang optimal demi KESEHATAN kita?

Anda ingin menangani DIABETES MELLITUS tanpa obat?

Anda ingin turun BERAT BADAN dan menjadi lebih fit?

Silahkan join di Facebook Group

Ikuti saya di Media Sosial:

SILAHKAN TEMUKAN ARTIKEL MENARIK LAIN

Obati-Diabetes-zero-karbo-Puasa

METODE UNTUK MENGATASI DIABETES MELLITUS

Banyak orang telah minta satu panduan bagaimana bisa mengatasi Diabetes Tipe-2 tanpa obat.

Saya dengan panduan ini ingin memberikan kalian ‘resep-nya’ dan ilmunya supaya kalian gak bergantung pada obat atau fihak lain.

Asam-Lambung-kenapa-dan-cara-atasinya

ASAM LAMBUNG – KENAPA DAN CARA MENGATASINYA

Di Indonesia penderita Asam Lambung sangat banyak. Jutaan – mungkin malah puluhan juta.

Sayang dunia medis tak ada jawaban yang tepat terhadap kondisi Aslam. Padahal di antara penyakit kronis lain Aslam dan bahkan ‘kakaknya GERD’ gampang diatasi.

obat-herbal-untuk-menangani-Diabetes-T2

OBAT HERBAL UNTUK MENANGANI DIABETES T2

Di Indonesia kepercayaan orang kepada obat natural & herbal cukup besar. Dan memang pada alam semesta terdapat banyak tumbuhan yang bisa memiliki dampak positif untuk menangani berbagai penyakit..

Kira-kira tumbuhan mana baik untuk tangani Diabetes.

7 Komentar

  1. I Dewa Gede Antara

    Saya telah membaca semua artikelnya Coach Dominik Vanyi…sangat luar biasa ,semoga bisa membantu semua orang Indonesia berkat ZC &IF untuk DM 2…silahkan coba teman2….Ojo kendor …Astungkara Sehat🙏

    Balas
  2. BEJO

    Saya sangat tertarik dengan penjelasan secara logis dan mendetail sehingga membuat saya lebih waspada.
    Ada satu hal yg membuat frustasi karena Neuropati utk usia diatas 35 tahun susah sembuh bahkan mungkin tidak sembuh apalagi yg kena Impoten shg terasa banget utk kaum pria.
    Semoga kedepan gejala yg ditimbulkan DM bisa teratasi.
    Terima kasih yang mulia DOMINIK VANYI. OJO KENDOR

    Balas
  3. Irene L D Padaribu

    Saya membacanya mesti perlahan lahan sambil saya serapin…..supaya bisa saya aplikasikan. Terimakasih banyak ya pak

    Balas
  4. Lilis naima

    Terima kasih saya telah membaca artikel nya Mr Dominik Vanyi.sangatbermaafsekali terima kasih dan saya telah memulainya dengan if dan Alhamdulillah sdh harike 7 saya sangat bersyukur menemukan grup Diabetes ini karna saya dapatkan begitu banyak ilmu yg membuat saya lebih baik lagi.terima kasih Mr Diminik Vanyi. GBU

    Balas
    • Dominik

      Kehadiran anda adalah kehormatan sya. Kesehatan anda adalah kemenangan sya.

      Balas
  5. Susiasih Damalita

    Saya dua bulan lalu tepatnya mei 2021 GD pertama sangat tinggi. Puasa 500 .. 2 jam sesudahnya 700.. dan saya tidak merasakan apa2.. hasnta pada saat itu kena flu parah. Tapi setelah baca artikel di atas.. ternyata saya ke neoropat. Karena skrg GD saya turun 220 tidak puasa. Sakit di pergelangan ibu jari saya pun tiba2 hilang. Saya baru sadar setelah baca artikel ini. Matur Nuwun DV

    Balas
    • Dominik

      Dengan segala senang hati Mbak. OJO KENDOR.

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

Shares
Share This